Sebuah Kesehatan Bagi Anak Dalam Pembelajaran Jarak Jauh

Sebuah dampak COVID-19 gak hanya merasakan oleh orang dewasa, namun juga bagi anak. Sebab, gak mudah bagi para siswa untuk menghadapi perubahan yang terjadi dalam kegiatan pembelajaran ke sekolah. Sebuah Kesehatan Bagi Anak Dalam Pembelajaran Jarak Jauh, beban tugas yang menumpuk, dan ruang gerak saat bermain yang terbatas, turut berdampak pada kesehatan anak Melansir dari https://103.171.84.221/.

Sebuah Kesehatan Bagi Anak Dalam Pembelajaran Jarak Jauh - Sebuah Kesehatan Bagi Anak Dalam Pembelajaran Jarak Jauh

Bangun hubungan baik dengan anak

Menurut https://projectsharetexas.com/ ketika pandemik, anak menghabiskan sebagian besar atau bahkan seluruh waktunya rumah. Untuk itu, orang tua perlu membangun kedekatan dengan anak dengan menunjukkan perhatian secara maksimal. Maka hanya itu, orangtua juga harus bisa menjadi pendengar yang baik dan menjadi sosok sahabat yang selalu siap sedia bagi anak. Dengan cara ini, anak akan mendapatkan kasih sayang serta terbiasa untuk berkomunikasi dan terbuka.

Konsumsi makanan yang sehat dan bergizi

Makanan yang sehat dapat menjaga kesehatan, membantu kinerja otak, juga membuat anak berpikir lebih jernih. Maka dari itu, jangan lupa untuk memberikan variasi makanan yang beragam serta gizi seimbang. Meski begitu, sesekali gak ada salahnya untuk mengajak anak untuk makanan favoritnya agar mood mereka jadi lebih baik.

Tidur dan istirahat yang cukup

Orangtua perlu memperhatikan jam tidur anak dengan baik. Jangan sampai anak tidur terlalu larut malam karena dapat berpengaruh buruk bagi kesehatan mental sekaligus fisik. Durasi tidur yang ideal bagi anak usia 6-13 tahun adalah 9 sampai 11 jam per hari. Sedangkan, bagi anak usia 14-17 tahun adalah 8 hingga 10 jam per hari. Selain itu, batasi screen time anak supaya tidak terlalu lama bermain gadget.

Dampingi anak saat belajar

Walaupun masa pandemik ini, orang tua juga berperan sebagai guru bagi anak-anak rumah. Kehadiran orang tua dalam proses belajar bisa menambah dukungan sehingga anak lebih termotivasi dan menikmati waktu belajarnya. Bantu anak saat ia menghadapi kesulitan, memberi arahan dalam mengerjakan tugas, serta memberikan cara-cara kreatif dalam belajar agar kegiatan PJJ lebih optimal.

Beri kegiatan bermanfaat

Salah satu masalah bagi anak saat pandemik adalah kurangnya kegiatan sehingga mudah merasa bosan. Gak jarang, handphone dan TV menjadi pilihan yang sering memberikan oleh orang tua. Padahal, banyak kegiatan seru dan bermanfaat walau hanya ke rumah, misalnya melukis, bermain musik, dan mengikuti kelas online. Selain itu, orangtua juga bisa mengajak anak terlibat dalam pekerjaan rumah.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *