Penyakit dengan Biaya Pengobatan Termahal

Penyakit dengan Biaya Pengobatan Termahal

Penyakit dengan Biaya Pengobatan Termahal, – Sakit gak hanya membuat badanmu terasa gak enak, tapi juga dapat menguras isi kantong. Bahkan beberapa penyakit membutuhkan biaya besar dan bisa dibilang menjadi pengobatan termahal di Indonesia.

Memang benar, karena kalau sampai terkena suatu penyakit, biaya pengobatannya bisa sangat mahal. Bahkan, tak jarang seseorang menghentikan pengobatannya karena kendala biaya. Dilansir laman http://utowndc.com, Apa sih penyakit dengan biaya pengobatan termahal? Simak daftarnya berikut ini!

1. Penyakit yang berhubungan dengan sumsum tulang

Ada beberapa penyakit atau kelainan tubuh yang berhubungan dengan sumsum tulang. Dilansir dari Medline Plus, di antaranya adalah leukemia (kanker darah), limfoma, anemia aplastik, dan kelainan mieloproliferatif. Biasanya, penyakit dan kelainan yang berhubungan dengan sumsum tulang merupakan faktor genetik, meskipun ada juga yang diakibatkan oleh faktor lingkungan.

Penelitian berjudul “A Review of the Costs, Cost-Effectiveness and Third-Party Charges of Bone Marrow Transplantation” yang diterbitkan dalam Stem Cells Journals tahun 1996 menyatakan, biaya tindakan untuk transplantasi sumsum tulang bisa mencapai lebih dari 300.000 dolar AS atau setara dengan Rp4,4 miliar per sekali tindakan.

2. Penyakit paru-paru

Paru-paru adalah organ tubuh yang berhubungan dengan pernapasan. Fungsi utamanya adalah menukar oksigen dengan karbon dioksida dari darah. Paru-paru bisa rusak akibat polusi udara, rokok, virus, atau penyebab lain yang mengakibatkan penyakit berat pada paru-paru manusia.

Salah satu penyakit mematikan yang berhubungan dengan paru-paru adalah kanker paru-paru. Melansir Mayo Clinic, kanker paru-paru merupakan satu dari beberapa kanker dengan tingkat kematian tertinggi di dunia. Merokok dan asap rokok masih menjadi salah satu penyebab utama dari kanker paru-paru. Namun, penyebab lainnya pun tidak boleh disepelekan.

Lantas, semahal apa biaya rumah sakit pengobatan penyakit paru-paru? Hal itu sangat bergantung pada kondisi pasien. Jika pasien membutuhkan transplantasi paru-paru, maka biaya pengobatan dan perawatannya akan sangat mahal. Menurut riset yang ditulis di laman Science Daily, biaya minimal transplantasi paru-paru mencapai 135.000 dolar AS atau sekitar Rp2 miliar.

3. Kanker hati

Dalam tubuh kita, hati memiliki fungsi yang sangat krusial. Beberapa fungsi hati adalah menghancurkan racun dalam darah, membantu proses pencernaan, menyimpan kadar gula, sistem antibodi, hingga pembentukan protein dalam tubuh.

Menurut sebuah laporan dalam jurnal Oxford Hepato-Pancreato-Biliary tahun 2007, kebutuhan pengobatan dan tingkat biaya yang ditanggung oleh pasien sangat bergantung pada tindakan-tindakan medis yang diambil. Namun, secara umum, biaya perawatan tumor hati ganas bisa mencapai 6.000 dolar AS atau Rp88 juta per pasien per tujuh hari perawatan.

Biaya itu belum termasuk biaya transplantasi hati yang mungkin saja dibutuhkan oleh pasien. Total biaya yang dibutuhkan untuk transplantasi hati biasanya berkisar 600.000 dolar AS atau Rp8,8 miliar.

4. Kanker otak

Melansir Everyday Health, biaya yang dibutuhkan untuk perawatan dan pengobatan pada pasien kanker otak bisa mencapai 700.000 dolar AS atau sekitar Rp10 miliar. Meskipun asuransi mungkin menanggung sebagian biaya pengobatan tersebut, tetapi ada banyak biaya perawatan yang tidak ditanggung oleh asuransi.

Tumor dan kanker otak juga merupakan penyakit yang paling mendominasi di antara semua penyakit tumor sistem saraf pusat. Namun, kanker otak ganas sebetulnya merupakan penyakit yang sangat langka. Karena semasa hidupnya, manusia hanya memiliki risiko sebesar 1 persen untuk terkena kanker ini.

5. Kanker dan penyakit usus kronis lainnya

Kanker usus rupanya menjadi salah satu momok menakutkan dalam dunia medis. Pasalnya, selain tingkat kematian cukup tinggi, biaya penanganannya tersebut terbilang sangat “fantastis”. Transplantasi usus merupakan salah satu prosedur medis yang memakan biaya tinggi.

Sebuah jurnal berjudul “Cost-Effectivenes of Intestinal Transplantation for Adult Patient with Intestinal Failure: a Simulation Study” yang diterbitkan oleh The American Journal of Clinical Nutrition tahun 2015 menjelaskan, biaya yang ditanggung oleh pasien kanker usus atau penyakit usus kronis dapat bervariasi, tergantung penanganan medis yang dilakukan.

Rata-rata, biaya transplantasi usus bisa mencapai 300.000 dolar AS atau Rp4,4 miliar. Namun, pada beberapa kasus, biaya transplantasi bisa 2-4 kali lipat dibandingkan dengan angka tersebut. Prosedur transplantasi usus juga termasuk salah satu tindakan medis paling rumit dan berisiko tinggi.

Dulu kanker usus merupakan penyakit yang banyak diderita oleh kelompok usia di atas 50 tahun. Namun, usia lebih muda pun, yaitu 45 tahun, bisa terkena. Melansir Healthline, sekitar 64 persen pasien kanker usus dapat bertahan hidup hingga 5 tahun setelah diagnosis.

Di masa mendatang, diharapkan ada terapi atau prosedur medis yang dapat meningkatkan kelangsungan hidup di atas 10 tahun. Namun, hingga saat ini penanganan dan pengobatan kanker usus dan kanker lainnya memang termasuk sangat mahal, dan itu pun tidak menjamin kelangsungan hidup pasien.

Itulah beberapa penyakit dengan biaya pengobatan dan perawatan termahal di dunia. Jagalah kesehatanmu sebaik mungkin. Karena, semahal-mahalnya menjaga kesehatan, kalau sakit harganya lebih mahal lagi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *