Manfaat dan Risiko Kesehatan Minum Air Dingin

Manfaat dan Risiko Kesehatan Minum Air Dingin

Manfaat dan Risiko Kesehatan Minum Air Dingin, – Beberapa orang percaya bahwa minum air dingin merupakan kebiasaan buruk yang sebenarnya dapat membahayakan kesehatan dalam waktu jangka panjang.

Dibanding dengan minuman manis yang berada dalam kemasan, tentu air putih lebih menyehatkan. Kita pun dianjurkan untuk meminum air minimal 2 liter per hari.

Dilansir https://christian-mommies.com, Namun, apa efek air dingin pada tubuh kita? Apakah benar kalau air dingin kurang menyehatkan? Temukan jawabannya di bawah ini!

1. Memiliki efek buruk pada sistem pencernaan

Air dingin terasa segar di tenggorokan kita. Namun, apakah air dingin diterima dengan baik di sistem pencernaan kita? Ternyata, air dingin bisa mempersempit pembuluh darah! Selain itu, air dingin juga bisa menghambat proses alami tubuh dalam menyerap nutrisi, ungkap laman KENT, perusahaan penyedia produk kesehatan yang berasal dari India.

Penjelasannya, tubuh perlu mengeluarkan energi ekstra untuk mengatur suhu tubuh saat Anda mengonsumsi minuman yang memiliki suhu rendah. Akibatnya, energi yang seharusnya digunakan untuk menyerap nutrisi akan terhambat. Tak heran, kadang-kadang perut akan terasa tidak nyaman setelah mengonsumsi air dingin.

2. Bisa mengurangi detak jantung

Percayakah Anda kalau air dingin bisa mengurangi detak jantung? Berdasarkan penelitian, air dingin tidak hanya menurunkan detak jantung, tapi juga merangsang saraf vagus, jelas laman KENT. Saraf ini berfungsi untuk mengontrol fungsi tubuh dan merupakan bagian integral dari sistem saraf.

Di sisi lain, saraf vagus dipengaruhi oleh suhu air yang terlalu rendah dan bisa menyebabkan detak jantung melambat. Namun, detak jantung yang lambat justru lebih baik karena membuat jantung berfungsi lebih efisien dan memiliki kebugaran kardiovaskular yang lebih baik, ujar laman Mayo Clinic.

3. Tubuh lebih sulit untuk mengurai lemak

Tahukah Anda , berapa rasio lemak yang ideal untuk perempuan dan laki-laki? Untuk perempuan, rasio lemak 21-24 persen dimiliki oleh orang yang bugar. Sementara, rasio lemak 25-31 persen masih bisa diterima. Namun, jika rasio lemak di atas 32 persen, maka sudah dianggap sebagai obesitas, terang laman Healthline.

Sementara, rasio lemak laki-laki justru lebih rendah. Rasio lemak 14-17 persen dimiliki oleh orang yang bugar dan rasio lemak 18-24 persen masih bisa diterima. Laki-laki dikatakan obesitas jika memiliki rasio lemak di atas 25 persen. Di sisi lain, minum air dingin bisa mengganggu kemampuan tubuh untuk mengurai dan memecah lemak di tubuh.

4. Memicu sembelit

Berbicara soal sembelit, biasanya penyebabnya adalah kekurangan asupan serat, stres, fisik kurang aktif, menunda buang air besar hingga terlalu banyak mengonsumsi produk susu, jelas laman Web MD. Di sisi lain, ternyata air dingin bisa menyebabkan sembelit, lho! Kok bisa, ya? Bagaimana penjelasannya?

Ketika kita minum air dingin, makanan akan mengeras dan kesulitan melewati usus. Untuk mengatasinya, disarankan untuk meminum air hangat untuk membuat kotoran menjadi lebih lunak, saran laman Medical News Today. Minum air hangat dinilai lebih efektif dalam mengatasi sembelit daripada air dingin atau air dengan suhu ruangan.

5. Tidak disarankan diminum setelah olahraga

Apa hal pertama yang Anda lakukan usai berolahraga? Selain melakukan pendinginan, kita pasti langsung meminum air untuk mengganti cairan tubuh yang hilang. Pastikan untuk meminum air dengan suhu ruangan, jangan air dingin. Mengapa demikian?

Ini karena tubuh menghasilkan panas saat berolahraga. Apabila Anda memilih minum air dingin, terjadi ketidaksesuaian suhu yang berdampak pada kesehatan pencernaan, tutur laman KENT. Selain itu, tubuh juga kesulitan menyerap air dingin, mengejutkan perut dan menyebabkan sakit perut kronis. Lebih baik, hindari air dingin setelah olahraga, ya!

6. Tidak baik bagi gigi sensitif

Air dingin atau es krim bisa menyebabkan gigi ngilu. Gigi sensitif bisa disebabkan oleh banyak faktor, seperti menggosok gigi terlalu keras, terkikis asam dari kopi serta terlalu sering memakai produk pemutihan gigi, ujar laman Crest. Penyebab lainnya ialah adanya lubang di gigi yang membuatnya lebih rentan pada suhu yang terlalu dingin atau panas.

Untuk mengatasinya, hindari makanan dan minuman yang memiliki suhu terlalu panas dan dingin. Semisal, es krim, es batu atau air dingin. Disarankan untuk menjilat es krim alih-alih menggigitnya. Selain itu, gunakan sikat gigi yang berbulu lembut serta pasta gigi khusus untuk mengurangi sensitivitas di gigi.

7. Bisa menambah performa saat berolahraga

Mengacu pada poin sebelumnya, minum air dingin tidak disarankan setelah berolahraga. Namun, minum air dingin selama latihan fisik bisa meningkatkan kinerja dan daya tahan tubuh, jelas laman Medical News Today. Contohnya, pada studi di tahun 2012 yang melibatkan 45 laki-laki yang bugar secara fisik.

Mereka minum air dingin saat sedang berolahraga dan bisa mengurangi kenaikan suhu tubuh inti dibanding mereka yang minum dengan air yang memiliki suhu ruangan. Penelitian ini dipublikasikan di Journal of the International Society of Sports Nutrition pada 19 September 2012 silam. Mereka pun bisa mencapai performa terbaiknya!

***

Nah, itulah hal yang terjadi pada tubuh setelah minum air dingin, baik dari sisi positif maupun negatif. Semoga hal ini bisa memperkaya wawasan, ya!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *